27
Sep
08

mau tersenyumpun, ga kuat… >.<

saat aku mulai mampu menghilangkannya dari pikiran dan kehidupanku sehari2, selalu saja ada hal yg menghubungkan aku dengannya..

pikirannku selalu melayang saat teringat semuanya. kayak tadi siang, ga tau gimana, tiba2 aja pengen ke PIK. ke pinggir danau. makanya, buru2 aku ke warnet.. maen deh. biar lupa sama yg itu.

kalau saja tidak ada sahabat2 yang bantuin aku, nyemangatin aku.. mungking aku udah terpuruk lebih dalam dan ga akan mampu keluar dari kubangan itu. terimakasih ya sahabat2 ku.. tapi maaf, aku ga bisa cerita semuanya ke kalian.. mungkin hanya satu orang di antara kalian yang tau cerita ini secara lengkapnya. bukannya aku ga percaya, tapi.. semua ini aku lakuin karena aku pikir masalah kalianpun sudah banyak. aku ga mau kalian semakin terbeban. dengan seperti ini pun, kalian udah bantu aku banyak bgt. terimakasih ya..

dia memang masih ada dalam pikiran dan otak aku. tapi, ya sudah mendekati ujung untuk ku buang ke bak recycle bin kalo ibaratnya di komputer. dan akan aku buat recycle bin itu kosong. jadi ga akan ada lagi di memory komputer.

tapi, tadi malam.. semua memory itu muncul lagi di komputer. memory yg seharusnya terdeteksi oleh anti virus yg kupasang. tapi anti virusnya ternyata ga cukup kuat untuk menahannya masuk kembali.

kalian tenang aja, sahabat. dia ga akan ada lagi di sisiku. tapi tadi malam, dia meninggalkan sebuah luka lagi dari kata2nya kepadaku. luka yg selama ini selalu kuhindari untuk ada lagi.
sebongkah gumpalan seperti tertahan di tenggorokkanku.. bongkahan yang tidak dapat kulepaskan keluar dari tenggorokan ini untuk ku sampaikan padanya betapa ingin aku melukainya.. sehingga dia menjauh dari hidupku.. aku tak bisa. aku tak kuasa..

hanya air mata yang kini menemaniku.. entah harus kumuntahkan ke mana semua ini.. supaya perutku lebih lega.. dan lebih nyaman untuk ku bawa berlari.

kata2 perenungan yg kubacapun tak sanggup menolongku lama.. hanya sebentar..

obat apa yg paling mujarab?

merelakannya?

itu sudah ku lakukan. tapi dia yg kembali hadir dan melukaiku lagih.

cukup….

aku mau istirahat..




3 Responses to “mau tersenyumpun, ga kuat… >.<”


  1. 1    NENG September 28, 2008 at 6:56 am

    Pedihnya hatimu nak! tak terlihat dari pancaran roman mukamu!
    keceriaan seseorang ternyata mengandung awan kelabu dibalik itu semua…
    bangkitlah saudaraku… lihat kanan kirimu mereka yang siap mendorong dan menuntunmu
    kami selalu berada di sampingmu… tak akan pernah meninggalkanmu
    kau tidak sendiri nak!
    kata perenungan bukan utnuk dibaca…
    tetapi diresapi dan dijalankan
    bacalah dengan mati hati
    bukan baca dengan mata biasa…
    maka disana ada kekuatan dari semua itu
    ………

  2. 2    Kimpo September 28, 2008 at 7:47 am

    Merasa sedih & sepi?
    Hubungin gue..

    Gak ada tempat Curhat??
    Hubungin gue jg..

    Merasa stress seperti mao gila???
    Hubungin Rumah Sakit Jiwa donk…Jgn gue melulu… hehhehehee..

  3. 3    Ws October 18, 2008 at 1:17 am

    Hi sudah lama tidak baca2

    hope u r fine

Leave a Reply